Bahan bahan jamu dan cara membuatnya

Jamu

Jamu terbuat dari apa? Jamu terbuat dari bahan-bahan alami yang ada disekitar kita.Cara membuatnyapun sangat mudah murah dan cepat.


Pada pembahasan sebelumnya kta sudah menulis tentang Apa yang dimaksud dengan jamu, jenis jenis jamu dan manfaat jamu.Bagi yang  belum membacanya silahkan klik tek ling untuk membacanya.

 

Jamu terbuat dari apa

Bahan Jamu Indonesia Melimpah

 

Indonesia mempunyai lebih dari 30 ribu spesies tumbuhan obat. Jumlah itu, katanya, lebih dari cukup buat menghasilkan beragam tipe jamu dan obat trdisional.

 

Menurut Presiden Direktur PT Nyonya Meneer ini, cuma sekitaran 10 % bahan baku jamu dan obat tradisionil yang perlu di-import dari negara lain. Bahan baku import itu, katanya, tidak dalam wujud tumbuhan, tapi telah berbentuk ekstraksi.

 

Salah satunya contoh bahan baku yang perlu di-import ialah konsentrat pepermint. Konsentrat pepermint harus di-import karena Indonesia belum sanggup hasilkan konsentrat pepermint berkualitas tinggi.

 

"Sementara kami memerlukan bahan baku dengan kualitas tinggi supaya hasilkan jamu dan obat tradisionil yang berkualitas. Karenanya kami mengimpornya," kata Charles.

 

Hal seirama disebutkan oleh Ketua Perhimpunan Perusahaan dan Federasi Kosmetika Indonesia, Putri K Wardani. Dia menjelaskan sebagian besar bahan baku industri jamu dan obat tradisionil yang dibuat di Indonesia umumnya sebagai tanaman asli Indonesia yang dibuat dalam negeri.

 

Dan kosmetika, kata Putri, banyak memakai bahan baku alam yang telah diproses di luar negeri. Tetapi bahan baku mentah olahan itu masih tetap datang dari dalam negeri.

 

Pengakuan ke-2 nya berlainan dengan pengucapan Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan kementerian Kesehatan, Maura Linda Sitanggang. Maura menjelaskan 60 % bahan baku industri jamu dan obat tradisionil dalam negeri harus di-import.

 

 

Jamu dibikin berbahan khusus buah asam ditambahkan kunir/kunyit, tetapi beberapa pembikinnya ada yang menambah dengan sinom (daun asam muda), temulawak, biji kedawung, dan air perasan buah jeruk nipis

 

 

Bahan Baku Jamu 

 

Bahan baku yang berkualitas ialah modal dasar saat membuat racikan obat herbal yang mujarab. Hal yang penting jadi perhatian saat menentukan simplisia bahan baku obat herbal yakni wewangian, warna, rasa, kandungan kimia atau karakter fisiologisnya.

 

 Simplisia sendiri bisa datang dari beragam sisi dari tanaman, yakni daun, tangkai, akar, bunga, buah, biji, atau herba (penggunaan keseluruhnya tanaman). Simplisia bisa dipakai berbentuk fresh atau dikeringkan lebih dulu.

 

Daun (folium)

 

Daun sebagai simplisia yang umum dipakai sebagai bahan baku ramuan obat tradisionil. Simplisia daun bisa dipakai berbentuk fresh atau kering. Pemetikan daun bisa dilaksanakan saat daun masih terbilang muda (daun teh, beluntas) dan bisa dilaksanakan pada daun tua (daun sirih, daun jati belanda, daun ungu).

 

Daun yang masih terbilang muda mempunyai kandungan air yang tinggi, hingga proses pengeringan dilaksanakan secara perlahan-lahan dan penting diingat pemrosesan saat panen karena daun muda masih lunak hingga gampang remuk/hancur. Dan daun tua perlu dikeringkan secara perlahan-lahan supaya didapat warna yang memikat.

 

Akar (radix)

 

Akar sebagai sisi dasar tanaman selainnya tangkai dan daun yang tumbuhnya ke arah di dalam tanah. Akar sebagai bahan baku obat herbal bisa dibagi jadi dua jenis, yakni akar lunak (yang memiliki kandungan air lebih dari 60%) dan akar keras (mempunyai kandungan serat tinggi). Pembagian ini nanti punya pengaruh pada lama proses pengeringan. Akar yang diputuskan seharusnya akar yang utuh/baik, akar induk yang tua (bukan bulu-bulu akar), dan akar yang bebas jamur/lumut.

 

Rimpang (rhizoma)

 

Rimpang ialah modifikasi tangkai tanaman yang umumnya menyebar dalam tanah dan dari ruasnya bisa tumbuh tunas dan akar hingga hasilkan tanaman baru.

 

Rimpang mempunyai kandungan alkaloid dan zat pati sebagai cadangan makanan. Rimpang yang betul-betul tua umumnya semakin banyak dipakai untuk mendapatkan simplisia yang berkualitas.

 

Tangkai / kayu (lignum)

 

Simplisia tangkai ialah keseluruhnya tangkai tanaman yang mencakup tangkai dasar, cabang, atau ranting.

 

Kulit tangkai (cortex)

 

Korteks didapat dengan ambil sisi paling luar dari tangkai tanaman yang berbahan kayu. Langkah mendapatkannya dengan menyayat sisi kulit tangkai dengan benda tajam (cutter) selanjutnya ambil kullit kayu sampai susunan epidermis secara pelan-pelan. Kulit tangkai mempunyai kandungan serat selulosa dan lignin yang tinggi.

 

Bunga (flos)

 

Sisi bunga yang biasa dipakai mencakup semua sisi bunga, yakni kelopak, mahkota, dan putik atau benang sari. Contoh tanaman yang dipakai bunganya ialah melati, mawar, rosela, kembang sepatu.

 

Buah (fructus)

 

Simplisia buah datang dari keseluruhnya sisi buah atau beberapa (kulitnya, daging buah, atau bijinya).

 

Kulit buah (perikarpium)

 

Simplisia dari kulit buah (perikarpium) didapat dengan kupas kulit buah yang fresh.

 

Biji (semen)

 

Biji bisa didapat secara langsung keluarkan biji dari kulitnya atau dengan kupas kulit dan buang daging buah lebih dulu Makin tua usia biji karena itu kandungan airnya juga makin rendah. Di saat penyimpanan sebisa mungkin dijauhi lokasi yang lembab karena lokasi yang lembab bisa menggairahkan perkecambahan.

 

Getah / lendir

 

Bahan simplisia getah didapat dengan menyayat sisi tangkai tanaman. Beberapa macam getah tanaman obat ada yang cepat jadi padat sesudah contact dengan udara. Langkah pengatasannya harus dilaksanakan dengan berhati-hati, jika memang perlu bisa dipertambah zat kimia tertentu.

 

Langkah – Langkah membuat Jamu 

 

Dari dahulu sampai saat ini, jamu tradisionil tetap exist di Indonesia. Jamu sudah dipercayai sebagai obat herbal yang mempunyai banyak faedah untuk mempertahankan kesehatan badan.

 

Jamu ialah minuman herbal tradisionil ciri khas Indonesia yang dengan bahan dasar rempah-rempah. Ada beberapa tanaman herbal yang dijadikan jamu tradisionil.

 

 Beberapa salah satunya kemungkinan benar-benar akrab, seperti kunyit, temulawak, kunyit, jahe, kencur, lengkuas, biji pala, dan yang lain.

 

Langkah membuat jamu memerlukan ketekunan. Ingin tahu bagaimanakah cara membuat jamu tradisionil?

 

Kamu dapat coba resep jamu tradisionil simpel berikut ini sebagai hidangan minuman sehat dan nikmat untuk keluarga di dalam rumah.

 

Kamu tidak perlu cemas akan kesusahan saat membuat jamu, karena triknya benar-benar gampang untuk dipraktikkan di dalam rumah.

 

Cara membuat Jamu Temulawak

 Untuk membuat jami itu sangat mudah, anda pasti bsa melakukannya di rumah.Lihat bagamana membuat jamu temulawak. 


Bahan - bahan yang dbutuhkan :

 

100 gram temulawak irislah tipis

100 gram jahe irislah tipis

5 tangkai serai, irislah tipis

200 gram gula aren

1500 ml air

1 sendok teh garam

4 helai daun pandan yang disobek-sobek

air 1500 ml

Langkah Membuat jamu:

 

1. Rebus seluruh bahan sampai air cukup berkurang.

 

2. Kemudian, angkat dan dinginkan.

 

3. Jamu temulawak siap dihidangkan dan dapat tambah jeruk nipis supaya lebih nikmat.


Baca Juga :

Apa yang dimaksud dengan jamu

 

LihatTutupKomentar